Tips Amankan Data Kamu dari Dark Web

Akhir-akhir ini banyak sekali pemberitaan tentang bocornya data pribadi dari beberapa toko online, kemudian terakhir data dari Kementerian Pendidikan dan juga data KPU. Bahkan data-data pribadi itu di jajakan di dark web. Lalu bagaimana cara mengamankan data – data kita dari dark web? Berikut tips yang bisa dilakukan :

Mengutip Credit Cards, hampir mustahil untuk secara betul-betul menghindari ancaman dark web. Berdasarkan laporan di tahun 2018 dari Identity Theft Resource Center, ada 1.244 cabang data yang bocor ke dark web, (seperti dikutip dari inet.detik.com)

“Mengingat prevalensi pembobolan data dan data menjanjikan lainnya, kemungkinan bahwa data Anda ada di dark web adalah memungkinkan,” kata Eva Velasquez, CEO dari Identity Theft Resource Center.

Penjualan informasi di dark web memiliki rentang harga USD 5 – USD 100 lebih untuk info akun kartu kredit. Ada juga harga yang ditawarkan lebih dari USD 1.000. Waow!

Untuk memberi rasa aman, sejumlah perusahaan telah meluncurkan layanan pemantauan dark web. Salah satunya Experian yang menawarkan IdentityWorks, serangkaian layanan gratis dan premium mulai dari pengawasan dark web hingga pemantauan kredit. Beberapa penerbit kartu kredit, seperti Discover, juga menambahkan monitoring para pasar gelap.

“Jika informasi Anda ada di web gelap, itu sudah dijual dan dijual lagi, kemungkinan besar berkali lipat,” kata Brian Stack, wakil presiden Dark Web Intelligence di Experian.

Setelah bocor, maka akan sulit bahkan bisa dikatakan tidak akan bisa menghentikan penyebarannya. Maka, yang bisa kamu lakukan untuk meminimalisir adalah:

1. Jika kamu menemukan kartu kredit atau nomor rekening bank milik kamu di dark web, beri tahu penerbit kartu atau pemberi pinjaman agar mereka dapat membantu kamu menutup akun dan membuka yang baru.

2. Apabila SIM atau paspor yang dibocorkan, hubungi bagian Kepolisian Negara Republik Indonesia (POLRI)

3. Sementara itu, jika salah satu kata sandi kamu ada di dark web, ubah password di semua akun. Jangan lupa memperkuat dengan memberikan second-layer.

Jadi yang paling memungkinkan dan sederhana yang dapat kamu lakukan adalah mengubah password akun-akun kamu secara berkala, dan pastikan password kamu tidak sama dengan nama kamu, baiknya gunakan kominasi karakter ya bro/sis.

Bagikan
Baca Juga :  Tanda Tidak Beres dan Cara Mengamankan WhatsApp Kamu